Renungan Kematian
siapa diantara kita yang tidak akan ditimpa oleh kematian..
ia tidak memiliki teman
jika ia datang, maka berakhirlah segala sesuatu..
ia tidak memiliki tempat
seluruh alam ini adalah tempatnya
kita tidak akan bisa berlari ataupun bersembunyi darinya
walaupun kita berada di dalam benteng yang sangat kokoh
ia tidak memiliki waktu
ia terus bekerja sepanjang hari, sepanjang masa
ia tidak menunggu seorang pun
akan tetapi kita semua yang menunggunya
ia adalah penghancur harta
penghancur keinginan
penghancur impian
ia adalah akhir fase pertama manusia
ia adalah kematian..
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati..
hiduplah sesuka hatimu!
tumpahkan dan hamburkan kesenangan demi kesenangan untuk memuaskan nafsumu!
katakan semaumu tentang islam, orang-orang sholih, ketaatan dan kebaikan!
bergembiralah dan tertawalah sepuas-puasmu kepada dunia!
kelak pada akhirnya, engkau juga akan meregang ditengah sakarotul maut!
dan entah kapan, itu pasti akan menimpamu
lalu engkau mati..
saat itu,
malaikat maut tepat berada diatas kepalamu
hatimu bergetar
nyawamu meregang
mulutmu terkunci
anggota badanmu melemas
lehermu berkeringat
matamu terbelalak
pintu taubat sudah tertutup
orang-orang di sekitarmu menangis
sedangkan kamu sendiri mengerang melawan sakit
lalu nyawamu diangkat ke langit
sebelum semua itu terjadi
sebelum semuanya terlambat
selamatkanlah dirimu!
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ثُمَّ إِلَيْنَا تُرْجَعُونَ
“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanyalah kepada Kami kamu dikembalikan.” (QS. Al-Ankabut:57)